Selasa, 22 Mei 2012

Pengertian Pembunuhan


Pengertian Pembunuhan
Definisi
Dalam bahasa Arab, pembunuhan disebut القتل berasal dari kata قتل
yang sinonimnya
أمات artinya mematikan. sedangkan secara terminologi
Wahba Zuhaili dalam kitab hukum pidana Islam karangan Ahmad Wardi
Muslich, mendefinisikan pembunuhan sebagai perbuatan seseorang
terhadap orang lain yang mengakibatkan hilangnya nyawa, baik perbuatan
tersebut dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja.
Dalam Islam, pembunuhan merupakan salah satu perbuatan yang
dilarang oleh syara’. Bahkan dalam Islam membunuh satu orang dianggap
membunuh semua orang, dan menyelamatkan hidup seorang seolah-olah
menyelamatkan hidup semua umat manusia. Hal ini didasarkan atas
firman Allah dalam surat al Ma’idah ayat 32 Sebagai berikut:
مِنْ َأجْلِ َذلِكَ َ كتَبْنَا عََلى بَنِي إِسْرَائِي َ ل َأنَّهُ مَنْ َقتَ َ ل نَ ْ فسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ َأوْ فَسَادٍ فِي الأرْضِ
َف َ كَأنَّمَا َقتَ َ ل النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ َأحْيَاهَا َف َ كَأنَّمَا َأحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا وََلَقدْ جَاءَتْهُمْ رُسُُلنَا
بِالْبَيِّنَاتِ ُثمَّ إِنَّ َ كثِيرًا مِنْهُمْ بَعْدَ َذلِكَ فِي الأرْضِ َلمُسْرُِفو َ ن.
Artinya: “ bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan
Karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan Karena
membuat kerusakan dimuka bumi, Maka seakan-akan dia Telah
membunuh manusia seluruhnya. dan barangsiapa yang memelihara
kehidupan seorang manusia, Maka seolah-olah dia Telah
memelihara kehidupan manusia semuanya. (QS. Al Ma<idah: 32)
Adapun ayat hukum yang memerintahkan agar melindungi
kehidupan manusia didasarkan pada firman Allah SWT dalam Al-Qur’an
surat al-An’am ayat 151 berikut:
وَلا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلا بِالْحَقِّ َذلِكُمْ وَصَّا ُ كمْ بِهِ َلعَلَّكُمْ تَعْقُِلو َ ن.
Artinya: .....dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Alla>h
(membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar….
(QS. Al-An’a>m: 151)
Sedangkan kejahatan terhadap nyawa yakni pembunuhan yang
memang disengaja untuk menghilangkan nyawa dijelaskan dalam al-Qur’an
surat al-Isra<’, ayat 33.20
وَلا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلا بِالْحَقِّ وَمَنْ قُتِ َ ل مَ ْ ظُلومًا َفَقدْ جَعَْلنَا لِوَلِيِّهِ سُْل َ طانًا َفلا
يُسْرِفْ فِي الَْقتْلِ إِنَّهُ كَا َ ن مَنْصُورًا

Artinya: Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Alla>h
(membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. dan
barangsiapa dibunuh secara zalim, Maka Sesungguhnya kami
Telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah
ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya
ia adalah orang yang mendapat pertolongan. (QS. Al-Isra<’: 33).
Sebagai salah satu perbuatan yang melanggar hukum, pembunuhan
dalam hukum Islam wajib di qis}a>s}, yaitu bila perbuatan tersebut disengaja
dalam arti seseorang dalam keadaan sadar dan ada niat untuk membunuh
atau melakukan kejahatan yang dapat menimbulkan kematian. Hal ini
berdasarkan firman Alla>h Swt dalam al-Baqara>h ayat 178 sebagai berikut:
يَا َأيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عََليْكُمُ الْقِصَاصُ فِي اْلَقتَْلى الْحُرُّ بِالْحُرِّ وَاْلعَبْدُ بِالْعَبْدِ وَالأنَْثى
بِالأنَْثى َفمَنْ عُفِيَ َلهُ مِنْ َأخِيهِ شَيْءٌ َفاتِّبَاعٌ بِاْلمَعْرُوفِ وََأدَاءٌ إَِليْهِ بِإِحْسَانٍ َذلِكَ تَخْفِيفٌ مِنْ
رَبِّ ُ كمْ وَرَحْمٌَة َفمَنِ اعْتَدَى بَعْدَ َذلِكَ َفَلهُ عَذَابٌ َألِيمٌ .

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qis}a<s}
berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka
dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan
wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema'afan dari
saudaranya, hendaklah (yang mema'afkan) mengikuti dengan cara
yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma'af) membayar (diya>t)
kepada yang memberi ma'af dengan cara yang baik (pula). yang
demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu
rahmat. barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, Maka
baginya siksa yang sangat pedih. (QS. Al-Baqara>h: 178)
Selain diancam dengan hukuman di dunia, Alla>h SWT juga
memberi hukuman yang teramat pedih bagi pelaku pembunuhan di akhirat kelak. Hal ini didasarkan atas firman Alla>h dalam surat an-Nisa>’ ayat 93
berikut:
وَمَنْ يَ ْ قتُ ْ ل مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَ َ غضِبَ اللَّهُ عََليْهِ وََلعَنَهُ وََأعَدَّ َلهُ عَ َ ذابًا
عَظِيمًا

Artinya: Dan barang siapa yang mambunuh seorang mu’min dengan
sengaja, maka balasannya ialah jahannam, kekal ia di dalamnya
dan Alla>h murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan
azab yag besar baginya. (QS. An-Nisa>,: 93)

Sanksi-sanksi
Kali ini, saya akan sedikit berbagi tentang keagungan Syariah Islam, terutama pada bagian sistem sanksi (nizham al-’uqubat). Tulisan ini merujuk pada sebuah buku karya Syaikh Abdurrahman al-Maliki dan Syaikh Ahmad ad-Da’ur rahimahumaLlah yang berjudul “Nizham al-’Uqubat wa Ahkam al-Bayyinat“. Buku terjemahnya berjudul “Sistem Sanksi dan Hukum Pembuktian dalam Islam”. Islam sebagai agama paripurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam sistem sanksi (uqubat).  Dalam Islam, sanksi dijatuhkan kepada orang yang berdosa tanpa membedakan apakah ia pejabat, rakyat, orang kaya atau miskin, juga apakah ia laki-laki atau perempuan. Sistem sanksi dilaksanakan oleh pemerintah sebagai pelaksana negara. Berikut ini adalah fungsi hukum Islam.
1. Sebagai Upaya Pencegahan (Zawajir)
Sistem sanksi dalam Islam dijatuhkan di dunia bagi si pendosa. Hal ini akan mengakibatkan gugurnya siksa di akhirat. Itulah alasan mengapa sanksi dalam Islam berfungsi sebagai pencegah (zawajir) karena sanksi akan mencegah orang-orang untuk melakukan tindakan dosa dan kriminal.

2. Sebagai Penebus Dosa (Jawabir)
Sistem sanksi dalam Islam pun berfungsi sebagai penebus. Dikatakan sebagai penebus karena sanksi yang dijatuhkan akan menggugurkan sanksinya di akhirat kelak. Atas dasar itu, seseorang yang telah mendapat sanksi syariat di dunia, maka gugurlah sanksinya di akhirat.

Dari penjelasan tersebut, kita bisa melihat kekhasan hukum Islam dengan hukum positif yang ada di negeri ini. Sanksi dalam Islam dijatuhkan kepada pelaku walaupun terdapat saling rida karena yang melandasinya adalah semata-mata keimanan kepada Allah swt.

Sanksi dibagi menjadi empat: (1) hudûd; (2) jinâyât; (3) ta‘zîr; dan (4) mukhâlafât. Kadang-kadang, istilah hudûd, jinâyât, ta‘zîr dan mukhâlafât juga dikonotasikan untuk tindak pelanggarannya sendiri. Dengan demikian, keempat istilah tersebut masing-masing bisa diartikan dalam konteks sanksinya maupun tindak pelanggarannya. Untuk itu, kasus perzinaan dan sanksi zina bisa disebut dengan hudûd. Begitu pula untuk istilah lainnya.

1. Hudûd
Hudûd adalah sanksi atas kemaksiatan yang macam kasus dan sanksinya telah ditetapkan oleh syariah. Dalam kasus hudûd tidak diterima adanya pengampunan atau abolisi. Sebab, hudûd adalah hak Allah Swt. Jika kasus hudûd telah disampaikan di majelis pengadilan, kasus itu tidak bisa dibatalkan karena adanya pengampunan atau kompromi.  Hudûd dibagi menjadi enam: (1) zina dan liwâth (homoseksual dan lesbian); (2) al-qadzaf (menuduh zina orang lain); (3) minum khamr; (4) pencurian; (5) murtad; (6) hirâbah atau bughât. 

Pelaku zina yang berstatus perjaka atau perawan (ghayru muhshan) dikenai hukuman cambuk sebanyak 100 kali. Pelaku zina yang berstatus suami atau istri, janda atau duda, dijatuhi sanksi rajam. Sanksi homoseksual dan lesbian adalah hukuman mati. Sanksi bagi pelaku qadzaf adalah cambuk 80 kali. Peminum khamr dijatuhi sanksi cambuk sebanyak 40 kali dan boleh dilebihkan dari jumlah itu. Tindak pencurian dikenai sanksi potong tangan jika telah memenuhi ‘syarat-syarat pencurian’ yang wajib dikenai potong tangan. Adapun jika pencurian itu belum memenuhi syarat, pencuri tidak boleh dikenai sanksi potong tangan. Misalnya, orang yang mencuri karena kelaparan, mencuri barang-barang milik umum, belum sampai nishâb (1/4 dinar), dan lain sebagainya tidak boleh dikenai hukuman potong tangan.

Pelaku murtad dikenai hukuman mati jika tidak mau bertobat dan kembali ke pangkuan Islam dalam tenggat waktu tertentu. Hanya saja, syariah tidak membatasi tenggat waktu yang diberikan kepada si murtad untuk kembali kepada Islam.Pelaku tindak hirâbah (pembegalan) diberi sanksi berdasarkan tindak kejahatan yang ia lakukan. Jika mereka hanya mengambil harta saja, hukumannya adalah dipotong tangan kanan dan kaki kiri. Jika mereka hanya menebar teror dan ketakutan saja, dikenai hukuman pengasingan (deportasi ke tempat yang jauh). Jika mereka melakukan pembunuhan saja, sanksinya hukuman mati. Jika mereka melakukan pembunuhan dan perampokan harta, hukumannya dibunuh dan disalib.

Pelaku bughât (memberontak) diperangi sampai mereka kembali ke pangkuan Islam atau ke pangkuan Khilafah yang sah. Hanya saja, perang melawan pelaku bughât berbeda dengan perang melawan orang kafir. Perang melawan pelaku bughât hanyalah perang yang bersifat edukatif, bukan jihad fi sabilillah. Oleh karena itu, pelaku bughât tidak boleh diserang dengan senjata pemusnah massal atau serbuan nuklir dan roket; kecuali jika mereka menggunakan arsenal seperti ini. Jika mereka melarikan diri dari perang, mereka tidak boleh dikejar dan ditumpas sampai habis. Harta mereka tidak boleh dijadikan sebagai ghanîmah.

2. Jinâyât
Jinâyât adalah penyerangan terhadap manusia. Jinâyât dibagi dua: (1) penyerangan terhadap jiwa (pembunuhan); (2) penyerangan terhadap organ tubuh. Kasus jinâyât terhadap jiwa (pembunuhan), sanksinya ada tiga macam: qishash, diyat, atau kafarah. Pembunuhan sendiri diklasifikasi menjadi empat jenis; (1) pembunuhan sengaja; (2) mirip disengaja; (3) tidak sengaja; (4) karena ketidaksengajaan.

Pada kasus pembunuhan sengaja, pihak wali korban boleh memilih antara qishash atau memaafkan dengan mengambil diyat, atau menyedekahkan diyatnya. Jika pelaku pembunuhan mendapatkan pemaafan, ia wajib membayar diyat sebanyak 100 ekor onta dan 40 ekor di antaranya telah bunting. Sanksi pembunuhan mirip sengaja (syibh al-’amad) adalah diyat 100 ekor unta, dan 40 ekor di antaranya bunting. Adapun pembunuhan tidak sengaja (khatha’) diklasifikasi menjadi dua macam: (1) Seseorang melakukan suatu perbuatan yang tidak ditujukan untuk membunuh seseorang, namun tanpa sengaja ternyata mengakibatkan terbunuhnya seseorang. Misalnya, ada orang memanah burung, namun terkena manusia hingga mati. (2) Seseorang yang membunuh orang yang dikiranya kafir harbi di dâr al-kufr, tetapi ternyata orang yang dibunuhnya itu telah masuk Islam. Pada jenis pembunuhan pertama, sanksinya adalah membayar diyat 100 ekor unta dan membayar kafarah dengan cara membebaskan budak. Jika tidak memiliki budak, pelaku harus berpuasa selama 2 bulan berturut-turut. Dalam kasus kedua, sanksinya adalah membayar kafarah saja, dan tidak wajib diyat. Sanksi untuk pembunuhan karena ketidaksengajaan adalah diyat 100 ekor onta dan membebaskan budak. Jika tidak ada budak, wajib berpuasa selama 2 bulan berturut-turut.

Adapun jinâyat terhadap organ tubuh, baik terhadap organ tubuh maupun tulang, sanksinya adalah diyat. Tidak ada qishash untuk penyerangan terhadap organ tubuh maupun tulang secara mutlak, kecuali pada kasus penyerangan terhadap gigi, dan kasus jarh (pelukaan di badan). Hanya saja, kasus penyerangan gigi atau jarh bisa saja dikenai diyat. Lalu kapan pada kasus penyerangan terhadap gigi dikenai qishash dan kapan dikenai diyat saja? Menurut fukaha, jika penyerangannya secara sengaja, dikenai hukuman qishash; sedangkan jika tidak sengaja, dikenai diyat yang besarnya telah ditetapkan di dalam as-Sunnah. Jika orang yang dilukai tidak meminta qishash, pelaku penyerangan hanya wajib membayar diyat. Dalam kasus penyerangan pada kepala (asy-syijaj), sanksinya hanyalah diyat, dan tidak ada qishash.

Kadar diyat atas penyerangan badan dan kepala ada yang telah ditetapkan di dalam as-Sunnah, ada pula yang belum ditetapkan. Jika telah ditetapkan dalam as-Sunnah, diyatnya sesuai dengan apa yang disebut; misalnya pada kasus jaifah dan pelukaan terhadap kelamin anak perempuan yang masih kecil. Adapun kasus penyerangan terhadap badan yang kadar diyat-nya tidak disebutkan oleh as-Sunnah, maka sanksinya adalah hukumah yang adil.

3. Ta‘zîr
Ta‘zîr adalah sanksi atas kemaksiatan yang di dalamnya tidak had dan kafarah. Pada dasarnya, sanksi ta‘zîr ditetapkan berdasarkan pendapat seorang qâdhi dengan mempertimbangkan kasus, pelaku, politik, dan sebagainya. Di dalam buku ini, Dr. Abdurrahman al-Maliki mengelompokkan kasus ta‘zîr menjadi tujuh: (1) pelanggaran terhadap kehormatan; (2) penyerangan terhadap nama baik; (3) tindak yang bisa merusak akal; (4) penyerangan terhadap harta milik orang lain; (4) ganggungan terhadap keamanan atau privacy; (5) mengancam keamanan Negara; (6) kasus-kasus yang berkenaan dengan agama; (7) kasus-kasus ta‘zîr lainnya.

4. Mukhâlafât
Dr. Abdurrahman al-Maliki memisahkan kasus mukhâlafât dari ta‘zîr. Pemisahan ini tentunya berbeda dengan sebagian besar fukaha yang memasukkan mukhâlafah dalam bab ta‘zîr. Menurut beliau, fakta mukhâlafât berbeda dengan ta’zir. Oleh karena itu, mukhâlafât berdiri sendiri dan terpisah dari ta‘zîr. Menurut beliau, mukhâlafât adalah tidak menaati ketetapan yang dikeluarkan oleh Negara, baik yang berwujud larangan maupun perintah.

Inilah gambaran umum yang bisa kita sarikan dari kitab Nizhâm al-’Uqûbât fî al-Islâm karya ‘Allamah Dr. ‘Abdurahman al-Maliki. Akhir kata, terciptanya keadilan dan rasa aman di tengah-tengah masyarakat serta terbangunnya Negara yang kuat amat ditentukan oleh ketangguhan sistem peradilannya. Ketangguhan sistem peradilan suatu negara ditentukan oleh ketangguhan sistem sanksinya. Untuk itu, memahami sistem persanksian di dalam Islam merupakan perkara urgen yang telah menjadi sebuah keniscayaan. (Diasuh Oleh Chandra Purna Irawan, BKLDK Jabar, S2 Hukum UIN Bandung)

Sanksi 2
Ayat-ayat mennjelaskan
الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَقَتْلُ النَّفْسِ وَشَهَادَةُ الزُّورِ تَابَعَهُ غُنْدَرٌ وَأَبُو عَامِرٍ وَبَهْزٌ وَعَبْدُ الصَّمَدِ عَنْ شُعْبَةَ
“Menyekutukan Allah, durhaka kepada dua orang tua, membunuh jiwa, serta kesaksian palsu..”[HR. Imam Bukhari]
لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ النَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالثَّيِّبُ الزَّانِي وَالْمَارِقُ مِنْ الدِّينِ التَّارِكُ لِلْجَمَاعَةِ
“Telah bersabda Rasulullah saw, “Tidaklah halal darah seorang muslim yang telah bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan Aku [Mohammad] adalah utusan Allah, kecuali karena salah satu dari tiga hal ini, “Lelaki yang telah beristeri yang berzina, jiwa dengan jiwa (qishash atas pembunuhan), murtad dari agamanya sehingga memisahkan diri dari jama’ah.” [HR. Imam Bukhari dan Muslim].
Sanksinya adalah :.
Adapun sanksi bagi orang yang melakukan pembunuhan adalah qishash, atau membayar diyat. Sanksi qishash dijatuhkan pada kasus pembunuhan sengaja, dan pelaku pembunuhan tidak mendapatkan pemaafan dari pihak keluarga yang dibunuh. Jika pelaku pembunuhan mendapatkan pemaafan dari keluarga korban, maka pelaku pembunuhan tersebut harus menyerahkan diyat syar’iy kepada keluarga korban. Sedangkan untuk kasus-kasus pembunuhan selain pembunuhan sengaja, maka pelaku hanya diwajibkan membayar diyat.
Sanksi 3
Mengenai taubat orang yang membunuh, Ibnu Abbas berpendapat bahwa taubatnya seorang pembunuh yang membunuh seorang muslim lainnya tidak diterima, tapi berbeda lagi dengan pendapat para ulama’ ahli tafsier lainnya yang mengatakan taubatnya dapat diterima asal dengan taubat nashuha (sunguh-sungguh) yang disertai amal shaleh. Bagi seorang ayah yang membunuh anaknya hanya karena takut pada kemiskinan seperti yang dilakukan orang masyarakat pada zaman jahiliah, sesungguhnya adzab Allah sangatlah pedih.
Sedang seorang pembunuh mu’min karena khilaf padanya dibebani dua kewajiban yaitu diyat (ganti rugi) dan kifarah dengan memerdekakan budak seorang mu’min, sebab dia sudah membunuh jiwa mu’min lainnya. Kalau dia tidak menemukan atau mempunyai atau tidak meampu membeli dan memerdekakan budak maka harus diganti dengan puasa dua bulan berturut-turut tidak boleh terputus kecuali oleh halangan syar’i (haid, sakit dll).



Senin, 07 November 2011

Kumpulan kata-kata motivasi

Kumpulan kata-kata motivasi (seri dua):

  1. Setiap hari rasa percaya diri saya terus meningkat seiring meningkatnya kemampuan saya. Setiap saya meng-ACTION-kan sesuatu, itu menambah rasa percaya diri saya berlipat-lipat. Rasa percaya diri ini terus bertambah tak terbendung sampai memenuhi seluruh tubuh saya dan memancarkan suatu cahaya percaya diri yang membuat orang-orang melihat saya sebagai orang yang memiliki karisma, berkarakter, dan kepercayaan diri yang kuat.
  2. Saya sekarang berada dalam puncak percaya diri. Saya percaya saya bisa mendapatkan hasil seperti saya inginkan. Saya sekarang mampu meneropong kesuksesan yang saya peroleh di masa depan. Dan saya membentuk masa depan seperti yang saya inginkan dari sekarang. Dari hari ini… dari detik ini… Dengan kerja keras. Dengan ACTION mulai sekarang!
  3. Orang-orang melihat saya adalah pribadi yang menarik. Tiap harinya saya tumbuh lebih menarik. Saya tidak pernah berhenti lebih baik.Sebab, saya sangat menyukai diri saya. Saya senang diri saya menjadi lebih baik dari hari kemarin. Saya suka menjadi lebih baik karena bagi saya itu merupakan anugerah terindah dalam hidup saya.
  4. Saya sekarang mudah bergaul dengan siapapun. Orang-orang yang baik menarik diri saya setiap saat. Mereka ingin berkenalan dan berteman dengan saya. Sebab saya orang yang menyenangkan dan menghargai orang lain.
  5. Ekspresi wajah saya terlihat cerah dan menyenangkan baik bagi saya sendiri maupun orang lain. Ketika saya menyambut kedatangan seseorang, saya menyambutnya dengan rasa senang dari dalam hati saya. Saya jabat tangan dengan penuh kehangatan.
    Saya sekarang adalah magnet. Tiap orang tertarik dengan saya. Tiap orang yang pertama kali bertemu dengan saya akan langsung menyukai saya.
  6. Saya sekarang suka menginspirasi dan memberdayakan orang lain untuk mencapai kesuksesannya. Tiap orang berterimakasih pada saya karena mereka merasa saya telah menanamkan kebaikan bagi dirinya. Di tiap mata yang saya tatap, saya rasakan ucapan terimakasih itu. Dan mereka senang berhubungan dengan saya sebab saya berkepribadian hangat dan menyenangkan. Semua hubungan saya dengan orang lain berjalan lancar dan menggembirakan.
  7. Saya sekarang memiliki semua hal yang saya butuhkan untuk melipatgandakan kesejahteraan yang saya inginkan. Kesejahteraan saya terus bertambah setiap hari karena setiap ACTION yang saya lakukan memang ditujukan jelas untuk meningkatkan kesejahteraan. Saya sekarang memiliki semua pengetahuan yang dibutuhkan untuk memperbesar kesejahteraan saya. Saya memiliki kemampuan untuk kaya dan sejahtera dari bisnis yang saya jalani saat ini. Saya memiliki kemampuan untuk mengakumulasikan semua modal yang saya butuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan saya.
  8. Saya sekarang dikelilingi oleh berbagai macam peluang untuk menghasilkan kekayaan dari apa saja yang saya senang lakukan. Kesenangan dan hobi saya menghasilkan keuntungan yang tidak terkira bagi diri saya. Sebab saya melakukan hobi dan kesenangan saya secara sungguh-sungguh. Saya sangat ahli dan terbaik dalam bidang ini.
  9. Saya selalu mengajak diri saya dan orang lain untuk selalu meningkatkan diri. Saya katakan dengan pasti pada tiap orang yang saya temui tentang apa artinya kehidupan sejati. Kehidupan sejati adalah hidup yang tidak diam di tempat, tapi terus mengalami perbaikan dan kemajuan. Tersirat nuansa kemajuan pada setiap hal yang saya katakan dan lakukan.
    Saya adalah orang yang maju dan mengajak pada kemajuan. Saya memajukan tiap orang yang saya temui. Karena saya adalah jalan kemajuan.
  10. Saya adalah pusat dari setiap hal yang mengalami kemajuan dan perbaikan. Saya mendorong terjadinya nilai tambah pada tiap hal yang saya temui. Saya membuat rasa pasti pada setiap konsumen saya, serta manfaat dari setiap transaksi bisnis yang mereka lakukan.
Baca lagi kata motivasi diatas agar lebih meresap lagi. Pastikan anda memahami setiap kalimat kata motivasi tersebut agar tertanam dalam pikiran bawah sadar anda.
Simpan dan baca secara rutin kata kata bijak motivasi (kata motivasi) pilihan anda dengan penuh keyakinan, niscaya anda akan rasakan bedanya dalam beberapa hari mendatang. Anda akan menjadi lebih percaya diri dengan kata kata motivasi ini.

Petikan Artikel motivasi

Anda bisa melihat ada berapa juta menu dan resep makanan dan minuman diatas dunia itu, banyak sekali dan semakin hari semakin bertambah ragam dan variasinya, padahal mungkin nalar logis anda bisa berkata bahwa "makanan/minuman hanyalah makanan dan minuman, fungsinya hanya memberikan rasa di lidah dan mengenyangkan perut, dan setelahnya dikeluarkan lagi menajdi zat yang ITU" .

Begitu juga halnya dengan yang dinamakan Cinta , tak ada habisnya orang-orang selalu berfikir, berbicara, dan berkreasi denga cinta, sehingga di dunia ini pun ada jutaan lebih...banyak sekali macam-macam menu dan kreasi berbahan dasar cinta, di semua konteks kehidupan. Motivasi Cinta berperan besar dalam perilaku tiap manusia. Orang-orang yang suka berkreasi membuat puisi-puisi atau syair-syair cinta, ibarat orang-orang yang suka berkreasi membuat berbagai menu masakan baru. Kata-kata bijak tentang cinta bisa memberikan inspirasi dan motivasi yang membangun.

Kita bercinta sejak lahir.Sudah terlalu banyak definisi tentang cinta. Terutama filem-filem hindustan. Cinta telah diberikan mekap yang cukup mengasyikkan.Cinta suatu perasaan yang sukar digambarkan melalui kata-kata. Ia hanya dapat dinikmati secara mengalaminya sendiri. Cinta tidak dapat dipelajari tetapi dialami. Uniknya cinta kerana ia jelmaan kasih sayang yang teragung. Manusia membina sahsiah di muka bumi bermodalkan kasih sayang dan cinta.

Cintalah segalanya bagi orang yang sedang bercinta. Cinta menjadi jambatan penghubung kepada dua hati yang asalnya terpisah dan saling tidak mengerti.

Cinta adalah motivasi terbaik manusia. Manusia telah ditebarkan di muka bumi dengan dibekalkan rasa cinta. Cinta telah menemukan kembali adam dan hawa. Melalui cintalah manusia membina sahsiah dan menjadikan alam ini tempat yang terbaik untuk didiami.

Jika cinta sudah tiada di hati anda, tandanya salah satu dari nikmat Allah telah tercabut daripada anda. sedang cinta salah satu nikmat teragung Allah terhadap hambanya. Jika anda sudah tidak dapat menghargai cinta tandanya nilai kemanusiaan anda sudah nula terhakis. Ketiadaan cinta di hati anda bakal merubah seluruh kehidupan anda.

Orang yang tiada perasaan cinta adalah orang yang telah kehilangan motivasi dalamannya. cinta seharusnya melahirkan tindakan yang melambangkan kelembutan, kasih sayang dan kebijaksanaan terutama dalam membuat keputusan berhubung dengan insan-insan berlawanan. Cinta adalah kenderaan menuju kebahagiaan.

Suburkanlah rasa cinta sebagaimana ia bermula dan sentiasa. saat bermulanya cinta adalah rasa teragung yang dirasai oleh setiap manusia. Inilah rasa yang tiada perkataan dapat menceritakannya. Tatkala itu cinta benar-benar menjadi motivasi yang terhebat. andainya lautan api direntangkan di tengah-tengah, masih sanggup direnangi untuk menggambarkan betapa cinta begitu memotivasi dan perlu bukti. Tiada lagi rasa teragung kecuali cinta.

Cinta melambangkan kegembiraan, keseronokan, kepuasan, kenikmatan dan semua rasa yang muluk-muluk dan sukar digambarkan dengan perkataan. Manusia yang beruntung adalah manusia yang meniti di atas cinta, memperolehi cinta untuk menyedari kedudukannya sebagai insan kerdil di bawah kebesaran Allah.

Biar tinggi martabat cinta, ada cinta yang seolah-olah telah hilang keramatnya. Adakalanya cinta yang suci dan penuh makna itu menjadi barang terbuang, berciciran di mana-mana, dilorong-lorong, di bawah rimbunan pepohon dan apatah lagi apabila malam telah melabuhkan tirainya. Manusia-manusia durjana berebut-rebut mengutip bunga cinta yang berkeliaran dan bersimpang siur itu. Harga diri dipertaruhkan dan dicagarkan hingga akhirnya menjadi habuan nafsu yang tidak mengenal iman dan kehormatan.

Entah di mana silapnya cinta yang sepatutnya menjadi lambang kebahagiaan, kedamaian dan keamanan manusia sejagat adakalanya menjadi pemusnah. Cinta hadir daripada ketrampilan pemilik cinta itu sendiri. Seorang lelaki yang benar-benar jatuh cinta dan mencintai seorang waanita akan menunjukkan sikap, penampilan serta gerak laku yang sentiasa menyakinkan insan yang dicintainya itu.

Cinta yang murni adalah pemangkin kepada kehidupan yang penuh bahagia. Sebgaimana ia bermula, cinta seharusnya berkekalan sedemikian rupa sehinggalah ke penghujungnya. Cinta tidak harus dinodai oleh perlakuan-perlakuan kejam, tidak bermoral dan juga yang mencarik kesucian cinta itu sendiri. Andainya cinta boleh dikekalkan sebagaimana ia bermula, bahagia adalah jawapan untuknya.

Kejayaan sesebuah perhubungan memang banyak bergantung kepada suci dan murninya cinta yang dipermodalkan. selama mana cinta dapat dipertahankan pada kedudukannya selama itulah bahagia akan menjadi penghias yang terindah. Apabila cinta sudah tidak dihargai, kehidupan akan berpaling ke tahap terendah. Jawapannya derita tanpa penyudah.

Tanpa perlu mengeluarkan sebarang bayaran, cinta sudah ada dalam setiap insan. Cinta sudah dibekalkan sebagai modal termahal untuk dirasai dan diberikan kepada individu yang berhak. Meniti di atasnya bererti meniti di atas bahagia.

Tiada lagi suatu rasa pun yang boleh memotivasikan manusia kecuali rasa cinta dan bahagia. Dengan cinta gunung kelihatan rendah untuk didaki. Dengan bahagialah lembah kelihatan cetek untuk dituruni. Dengan cinta dan bahagialah matlamat kehidupan insan menjadi sempurna. Tanpa kedua-duanya, semua kelihatan tercabut dari hasrat, kehendak, sasaran, target dan cita-cita yang murni.

Cinta ibarat cahaya, bukan pencetus masalah dan pembawa derita. Tidak perlu berkorban kehormatan untuk cinta kerana cinta yang benar-benar suci dan semulajadi menjadikan pemiliknya bertambah matang, dewasa, beriman malah berperibadi mulia.

Cinta murni sentiasa mampu memandu manusia melepasi semua halangan demi kecemerlangan. Cinta telah membuatakan manusia bangkit membina kehidupan yang terbaik. Alangkah bodohnya orang yang menjadikan cinta jambatan untuk membina kesusahan.

Jika cinta dijelmakan dalam diri ia begitu memotivasi. Jika diberikan kepada seseorang ia ibarat menghadiahkan sebukit emas untuknya. Jika dijelmakan dalam rumah tangga, jawapannya adalah kerukunan dan persefahaman yang berpanjangan.

Begitulah seharusnya cinta………..

Sumber kutipan dari :hatiwanita
Petikan Artikel motivasi oleh dari. HM Tuah Iskandar Al-Haj

kta2 motivasi

Apabila kamu melihat suatu keindahan, bersyukurlah karena kamu masih bisa menikmati keindahan yang belum tentu akan kamu bisa lihat lagi.

Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.

Hargai dan hormati orang lain jika kita ingin dihormati dan dihargai orang lain, serta hormati dan hargai diri sendiri terlebih dulu baru kita bisa menghargai dan menghormati orang lain.

Syukurilah apa yang kamu dapat karena belum tentu kamu bisa mendapat lagi apa yang telah kamu dapat.

Satu harta yang sangat berharga yang jarang dimiliki orang masa kini, itulah kejujuran.

Hakekat semua manusia mempunyai derajat yang sama, kita tak perlu membedakannya karena akibatnya akan membuat diri kita juga rendah.

Ketika diri kita merasa telah dikhianati dan dikecewakan, berdoalah agar suatu saat kau tak akan mengkhianati dan mengecewakan, karena kamu juga telah merasakan betapa sakitnya dikhianati dan dikecewakan.

Cinta bukanlah satu-satunya alasan hidup namun tanpa cinta juga hidup akan terasa hambar dan membosankan.

Kematian itu datang tiba-tiba, maka apakah kamu masih berpikir untuk selalu menikmati dunia??


Kesuksesan selalu punya harga yang harus dibayar. OranG yang super sibuk sukes, mulai dari Boss Microsoft Bill Gates, atau Boss CNN Ted Turner, atau Albert Enistein, atau siapapun itu, selalu punya “luka” yang jarang dapat diketahui orang luar. Orang luar hanya melihat “enak”nya saja.

Semua orang sukses terlihat enak, nyaman, kaya, baik, tanpa masalah. Itu tidak benar, orang sukses selalu mempunyai masalah dalam hidupnya. Apapun bentuk masalahnya.

Jangan berusaha/mengerjakan sesuatu dengan setengah hati, karena hasil yang kamu dapat juga hanya setengahnya.

Jangan lelah untuk mencari ilmu karena segala sesuatu di dunia ini perlu ilmu, jika tak ada ilmu maka kita sama saja dengan orang mati, tak akan bisa berbuat apa-apa.

Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya

Sesungguhnya di saat kesusahan teman, satu senyum yang tulus lebih berharga daripada sejuta kata yang tiada guna.

Sesungguhnya masih banyak orang di dunia yang lebih susah dari kita, maka hentikanlah segala keluhan kita dan bersyukur terhadap apa yang kita punya.

Berusaha untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan ,Jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita.
Berfikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menentukan kesuksesan atau kehancuran

Bercerminlah dari kesalahan orang lain, selain dari kesalahan diri kita sendiri,bercermin pada kesalahan diri sendiri supaya tidak terjatuh pada lubang yang sama, dan dengan bercermin dari kesalahan orang, maka akan lebih memacu kita agar kesalahan itu tidak menimpa kita.

Jujurlah meskipun kejujuran itu membawa kita ke neraka.

Tidak akan keadilan bisa ditegakkan selama kita masih acuh terhadap hukum yang ada dan mementingkan kepentingan pribadi.

Jika kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya.

Bermimpilah akan sesuatu dan jadikanlah mimpimu itu kenyataan, sesungguhnya tak akan ada dunia ini jika tak ada yang bermimpi

Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan, coba lagi!!!!

Janganlah kamu mencintai seseorang karena paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tapi cintai karena kebaikan dan ketulusan hatinya karena diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi.

Jumat, 16 September 2011

nama keren

1. Raden Ajeng Dewi Tri Indriyani Dyah Tjondrokusumaningrum
2. A Tri Kaning Prihatini Sukmo Dewi Nugrahaningdyah
3. Windhadirane Triardhila Kurniasari Novitaningrum
4. Raden Rara Bondan Setyowati RustiningWidarsih
5. Yohanes De Brito Agung Prasanta Marhammijaya
6. Maria Magdalena Sulistyorini Kharisma Dewi
7. Nicolaus Prasetya Widi Puthut Budi Pratama
8. Yohanes Bosco Agung Prasanta Marwinnugroho
9. Dimas Rahmat Purboseno Setya Adi Pamungkas
10. Maria Angelina Anom Herningtyas Cahyowati
11. Laurensius Giustinianus Triyogo Pamungkas
12. Raden Rara Mahardicka Nurul Pramitha Sari
13. Maria Theresia Prismawati Manik Ambarita
14. Raden Rara Reza Mutiara Pradipta Meikaka
15. Raden Roro Ayu Maharani Novi Purbaningrum
16. Septian Danang Swandana Indar Tri Kusuma
17. Anak Agung Bagus Sri Maha Wisnu Wardhana
18. Cornellius Sacharias Ariyawan Febriyanto
19. Raden Roro Rizka Maya Mutiara Purbaskoro
20. Sri Islami Budi Astutik Indah Susilowati
21. Akbar Yudhistira Mahavikri Pranda Putra
22. Callista Pramudhana Putri Puspaningtyas
23. Fransiskus Xaverius Kristian Andriyanto
24. Raden Ajeng Dewi Sundari VishnuWardhani
25. Ratih Rahmaniar Dwi Anggraini Pamungkas
26. Valentianto Christandhika Sopaheluwakan
27. Ardhininggar Agung Ganata Primarsabudhi
28. Franciscus Asisi Putra Kusuma Wicaksono
29. Maria Margareta Cahyo Inggrid Fibtianti
30. Raden Primadyaz Mas Angga Dhani Saputra
31. Francisca Widya Astuti Prasetyaningrum
32. Fransiskus Asisi Eka Oktavian Putranta
33. Puntowati Puspaningtyas Wuryanto Putri
34. RadenMas Hendro Benny Noto Soebiandoro
35. RadenMas Muhammad Exsan Bagus Setiawan
36. Priyambodo Santanumurti Dwipanusantara
37. Elisabet Tri Anugrah Oktavia Wulandari
38. Lolita Yoanda Fitri Nourmawati Karmono
39. Margaret Novita Febri Purnamasari Lere
40. Raden Roro Wendyas Norita Febrihastami
41. Dewangga Dwi Rangga Febra Candi Putra
42. Fransciscus Xaverius anton kadarisman
43. Kartika Parameswari Anintyas Marahayu
44. Mariana Yeni Astuti Baru Sigalingging
45. Noengky Anastasia Onik Djohan Sutanto
46. Patricia Pramudhana Dyah Ayu Pawestri
47. Shinta Afriningtyas Eka Putri Winarta
48. Denok Handini Pujiwijayanti Margareta
49. Aldilnosio Agung Priptiprayitno Putro
50. Bambang Arif Romadhona Sigid Budiawan
51. Difa Novita Sari Dwi Sulistyaningtyas
52. Maria Goretti Charisma Kusuma Pertiwi
53. Paulus Aditya Firstyandika Rosarianto
54. Redemptus Apriaman Pulung Kusdarmanno
55. Rr. Bernandeza Maygata Samhinta Putri
56. Septiafanni Hartaningtyas Kusumastuti
57. Tantri Dwi Wuryaningsih Endah Pratiwi
58. Elisabeth Candra Dewi Puspitaningrum
59. Fransiscus Xaverius Yanuar Arientoko
60. Sri Budi Widya Sundara Prabaningtyas
61. Tutie Alifatul Barokah Sulistiyawati
62. JhonMangaser Hamonangan Dolok Saribu
63. Margaretha Mia Sekar Pratami Santoso
64. Megawati Delima Natalia Simangunsong
65. Odilia Dikaresti Widianharchristiani
66. Pandapotan Bertua Panahatan Hutagaol
67. RadenMochamad Teguh Rahadian Pratama
68. Rr.nindya Primaningtyas Kusmilastuti
69. Magdalena Fitriani Christin Sitompul
70. Ni Luh Putu Dian Yuliani Purnamasari
71. Putri Yulia Kumalasari Nur Rahmawati
72. Albertus Agung Sulistiyo Pujo Wibowo
73. Andi Ferdiansyah Hendi Permana Sakti
74. Andy Rahmayanti Prihatining Istriani
75. Fransiscus Xaverius Sugeng Kurniawan
76. Ratih Nur Rahayuningtyas Purnamasari
77. Stephanus Urip Gembong Suyo Setiawan
78. Guntur Prastowo Adhi Mangoendidjojo
79. Irma Roshalina Sari Nurcahyaningsih
80. Leonardus Novsi Cahyadi Primanisiwi
81. Muhammad Hafidz Zulkarnain Amrullah
82. Paulus Danang Suryo Timur Andrianto
83. RadenMas Krishnamurti WisnuWardhana
84. Ranandika Tri Rohmadi Wisnu Permana
85. Robertus Rudantara Yeky Fedia Putra
86. Tiara Ciptaningtyas Suryaning Putri
87. Dumaria Putri Anastasia Butar Butar
88. Johanes Subangkit Hariadi Suwantoro
89. Capricornelian Pratama Yoga Sumanta
90. Citra Silvia Anggraeni Dewi Wahyuni
91. Enggar Septi Girindani Putri Rahayu
92. Jepri Aberton Tuppal Mangasi Sibuea
93. Muhammad Taufiqurahman Rizal Efendi
94. Nur Muhammaditya Priatmaja Husnanto
95. Rb. Moh. Andrian Danis Hidayatullah
96. Siska Fithria Anjani Kusumaningtyas
97. Fransiscus Borgias Tri Oktaviantoro
98. Leonardus Bintoro Surodilogo Yokana
99. Raden Achmad Winardi Kesima Purnomo
100. Rahajeng Budayaning Perdana Saputri
101. Tommy Jevieza Efrayim Tamara Pontoh
102. Wendi Indra Yudha Prasetya Goesmono
103. Agustina Tunggal Dhewi Pita Kusuma
104. Akhmad Bakir Sultan Hadi Al-khedri
105. Aloysius Gonzaga Putra Nur Baskara
106. Baroroh Anna Muthiah Faqih Suwondo
107. Bektiani Santosa Pujiwati Pakpahan
108. Dr Maria Novencia Dwi Armita Putri
109. Lourentinus BowoWahyu Ekarestianto
110. – R aj Caya Vera Rahhajeng Rusnawati
111. Raden Rara Sri Wahyuni Ernaningsih
112. Sri Rejeki Widyaningsih Sumedirini
113. Trisnowati Ciptaningtyas Christina
114. Yermia David Hari Saktiawan Nanuru
115. Yongki Fefra Darmanegara Wijanarko
116. Abraham Alexander Kristianto Arief
117. Gusti Ayu Ketut Agung Adri Seprami
118. Jilman Khristyanto Boy De Assuncao
119. Leonardus Irsandi Purnomo Pietersz
120. Nike Silprihatin Roma Uli Sihaloho
121. Ratu Dindin Ginanjar Kusumaningrat
122. Topaz Cahyo Kusumo Endang Poerwadi
123. Dwi Harnanik Yudhyas Suci Ningtyas
124. Fadlilah Fadchurrochman Lukiansyah
125. Meyrina Luckyta Aditia Permatasari
126. Muchamad Rendra Dwianto Ady Waluya
127. Putri Ainin Insyah Prasantiningsih
128. Tinar Dwi Prasetyo Yulian Muttaqin
129. Ade Virga Dwiesaputro Nana Suwarno
130. Stephanie Ingriani Putri Irwinsyah
131. Aisyah Fahma Rahma Dewi Prabamukti
132. – Andang Aprillia Sa’id Hadi Samyono
133. Ariningtyas Karunia Devi Pamungkas
134. Danang Enggar Prasetyo Eko Saputro
135. Diah Ekawati Sulihalialevi Yafenka
136. Fifie Indahsari Dwi Kusumastuty Hs
137. Inggrid Kartika Sari Dewi Purwanto
138. Jidhas AnaxagorasWidya Ari Aksonta
139. Maria Margareta Rosaria Patriajati
140. Mochamad Edhi Cahya Hijrah Saputra
141. Raden Roro Diah Hermiati Warastuti
142. Sri Pujiati Nurul Dewi Sekar Wangi
143. Widodo Karyadi Taufik Hidayatullah
144. Yosse Andrianto Noerrendra Hartono
145. Angela Pramudya Dyani Parameswari
146. Elizabeth Tri Rejeki Marganingsih
147. Fransiskus Xaverius Rangga Kusuma
148. Ismanadi AchmadMarhaenning Asmara
149. Mochammad Taufik Nur SaptoWardono
150. N shochibul Rochmat Aminul Rochim
Bingung cari nama yang tepat?! Nah, ini dia pilihan pilihan dari kumpulan nama dari berbagai asal bahasa dengan makna yang sama / mirip.
Abadi, Amanah, Aura, Bagus, Bahagia, Batu / Mulia, Bulan, Cantik, Damai, Emas, Gembira, Harta, Hati, Hebat, Kasih, Kekal, Kekasih, Lily, Melati, Mulia, Nasib, Purnama, Puteri, Senang, Tercinta, Terhormat (Selengkapnya)
151. Naro Kelana Putra Eka Pika Wijaya
152. Noviana Dian Fajarwati Jatiputeri
153. – R m Muhammad Exsan Bagus Setiawan
154. RadenMuhammad Thaufiq Nur Hidayat
155. Ranisafajri Anindita Patrajuangga
156. Rosula Ardemi Duniawan Christanto
157. Shinta Dewi Wahyuning Purnamasari
158. Yeni Electrica Dwi Astuti Surawan
159. Erry Sapto Setyoadi Putra Astanto
160. Muhammad Firdaus Yudhistiar Fahsa
161. Wenna Apriani Hotmasari Rumahorbo
162. Aldira Mara Ditta Caesar Purwanto
163. Anatasia Aprodita Gesta Widiyanto
164. Danang Arifianto Nur Kusuma Brata
165. Fernandez Eko Nugroho Sulistyoadi
166. Kristian Daniel Saputra Suparyono
167. Maximinus Adrianus Sarto Dumbaris
168. Muhammad Fajrias Ilmi Fibriansyah
169. Narulitha Wijayanti Hapsari Putri
170. Nurulitha Wijayanti Hapsari Putri
171. Rendi Agusta Filia Risqi Pangpang
172. Rika Catur Lestari Kumala Marleni
173. Yusi Mardani Wiweko Suranto Putro
174. Arcan Paulus Parningotan Marbun
175. Lisa Lafita Nahua Nury Nurcahyani
176. Lusiana Riyanti Togi Marito Purba
177. Alexander Gumilang Rangga Saputra
178. Dian Ratna Widyasari Purbaningsih
179. Fangela Miasari Andriyani Sudibyo
180. Fransiscus Heribertus Ari Prabowo
181. Fransiscus Xaverius Eddy Purwanto
182. Hafidyaningrum Martha Nur Handini
183. Nur Fadly Aditiya Indriato Sagran
184. Petrus Damianus Didith Febriyanto
185. Pradantio Punang Achmad Fitrianto
186. Ra. Indrastuti Paramudya Wardhani
187. Regina Maharanie Eka Omara Putera
188. Septiningtyas Pramesthi Widyasari
189. Sicilia Yuniar Kusuma Ayuningtyas
190. Yohana Fransiska Yosie Kusumasari
191. Adnan Prihastyan Anggraita Putra
192. Anastasia Novie Irmasari Suharto
193. AnyWidyastuti Dyah Kusumaningrum
194. Bambang Sadad PengasihWidjadmoko
195. Bernadheta Sulistya Utaminingsih
196. Body Nugroho Nur Slamet Sasongko
197. Caroline Noventia Aditha Rachmat
198. Catarina Wahyu Dyah Purbaningrum
199. Chandra Dewi Tanjung Puspitasari
200. Chindy Tungga Dewi Putri Yustyas
Sumber data: http://e-cpns.kemenkumham.go.id

Kamis, 15 September 2011

cerita motivasi

Tetap Optimis Menghadapi Perubahan
Penulis : Andrie Wongso
Jumat, 13-April-2007
Kemarin, hari Kamis 12 April, saya harus bangun pagi-pagi pukul 04.30 untuk mengejar pesawat pertama pukul 6 menuju Palembang untuk mengisi jadwal seminar di PT Musi Hutan Persada. Padahal, malam sebelumnya saya bekerja sampai dini hari dan sehari sebelumnya berada di Manado, mengisi seminar untuk BRI kanwil Manado.

Berangkat dengan pesawat GA 110, ketika hendak mendarat di bandara Sutan Mahmud Badaruddin Palembang sekitar pukul 7, tiba-tiba sebuah pengumuman dari pilot mengatakan bahwa pesawat tak bisa mendarat karena cuaca berkabut. Untuk itu, diputuskan pesawat berputar-putar di udara sambil menunggu hilangnya kabut. Seluruh penumpang terdiam dan suasana berubah tegang. Saya pun merasakan ketegangan itu, tetapi lebih karena memikirkan tanggung jawab saya kepada orang banyak yang menunggu untuk mengikuti seminar.

Rupanya, menara di bandara tak mengijinkan pilot mendarat dan pesawat pun terpaksa kembali diterbangkan ke Jakarta. Setibanya di Jakarta, Kami dipersilakan menunggu hingga ada pengumuman kepastian, kapan akan berangkat kembali. Ada sejumlah komentar yang mengiringi kami sewaktu seluruh penumpang berada di ruang tunggu. Ada yang mengeluh, ada yang menggerutu, ada yang membicarakan masalah keselamatan penerbangan, ada yang kecewa, ada yang kemudian memilih terbang dengan maskapai lain, namun ada pula yang hanya duduk termenung, entah apa yang dipikirkan.

Saya sendiri memilih untuk tetap menunggu. Meski saya tahu, jadwal mengisi seminar pasti terlambat! Karena seharusnya pukul 10 pagi adalah waktu yang dijanjijkan dimulainya acara seminar, apalagi tempat penyelenggaraan di Prabumulih yang memerlukan waktu 1,5 - 2jam untuk tiba di sana. Segera saya mengontak panitia acara dan menceritakan kejadian tersebut. Walau dengan perasaan kurang nyaman, tetapi sungguh melegakan jawaban panitia, bahwa mereka akan menunggu kedatangan saya sampai kapanpun. (Tentu, mereka juga tegang kalau saja saya tidak jadi datang).

Setelah beberapa saat menunggu, sebuah kabar gembira terdengar dari corong pengumuman. Pesawat akan segera diberangkatkan kembali karena cuaca di Palembang sudah normal.
Pukul 10 lebih sedikit, saya akhirnya menjejakkan kaki ke kota empek-empek. Nampak wajah kegirangan dari panitia yang menjemput saya. Kami pun segera berangkat ke kota Prabu Mulih, tempat diselenggarakannya acara. Tiba di sana sekitar jam 12, setelah beristirahat sejenak sambil menikmati makan siang, sekitar pukul 1 siang saya pun tampil, mengobarkan semangat audiens yang sudah cukup lama menunggu. Sambutan dan antusiasme audiens yang mendengarkan seminar saya membuat perjalanan panjang saya hari itu, tak menyisakan rasa lelah sedikitpun.


Uncertainty is a part of reality
Perjalanan saya kali ini menguatkan fenomena bahwa tak ada yang pasti di dunia ini, selalu dalam keadaan berubah. Apa-apa yang sudah kita siapkan, bisa saja ada faktor lain yang membuatnya tidak seperti yang direncanakan. Seperti yang pernah diucapkan seorang ilmuwan besar Albert Einstein, yakni ”Uncertainty is a part of reality”, ketidakpastian adalah bagian dari kenyataan.

Saya sendiri sudah kesekian kalinya mengalami perubahan-perubahan di luar yang telah saya rencanakan. Dengan bekal pengalaman itu, saya selalu memilih untuk berpikir positif! Sebab, munculnya emosi dan kemarahan karena perubahan yang tidak sesuai dengan selera kita, tak akan menyelesaikan masalah. Justru dengan pikiran yang tenang, dengan tetap mempunyai tujuan yang kuat, disertai rasa syukur yang mendalam, kita akan lebih dapat menikmati apapun yang terjadi di luar kehendak kita. Pada akhirnya, seperti kejadian kemarin, saya telah sampai pada tujuan dengan selamat. Selain itu, saya juga mendapatkan kelebihan, yakni bertambah pengalaman yang memperkaya mental sebagai bekal kehidupan.

Karena itu, dalam perjuangan mengarungi kehidupan, jika ada rintangan atau perubahan, tak perlu disikapi dengan berkeluh kesah. Dengan berpikir positif, sabar, optimis dan aktif, memungkinkan kita dapat mempertahankan diri dalam menghadapi setiap perubahan yang terjadi dan keluar sebagai pemenang! Luar Biasa!

MOTIVASI HIDUP - "Dua Musuh Kesuksesan : Rasa Malas Dan Menunda"

MOTIVASI HIDUP - "Dua Musuh Kesuksesan : Rasa Malas Dan Menunda"



Hy Guys...
Kita semua pasti pernah mengalami rasa malas sehingga tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Ini merupakan kondisi emosi umum yang menghambat seseorang untuk bertindak. Ketika Anda malas, Anda sebenarnya tahu bahwa Anda harus mengerjakannya, tetapi Anda tidak mengerjakannya juga.

Sebagai contoh, Anda tahu bahwa berolahraga secara teratur itu penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh Anda. Anda juga bisa melakukannya tanpa kesulitan, apakah dengan lari pagi (jogging), berenang, bermain bulu tangkis, bermain bola tenis, ikut fitness dan sebagainya. Tapi Anda toh tidak melakukannya juga. Mengapa ? Alasan yang paling umum adalah karena Anda malas melakukannnya.

Mengapa bisa malas ? Alasannya bermacam-macam. Bisa jadi Anda malas karena kurangnya motivasi, tidak merasa perlu, tidak merasa harus atau merasa kurang bermanfaat. Bisa juga karena Anda sudah bosan, jemu, lagi stress, sedang marah atau sedang tidak mood. Atau barangkali juga disebabkan oleh fisik kita yang sedang lelah, lemah, loyo atau kurang stamina. Semuanya bisa membuat kita malas.

Rasa malas memiliki 'saudara' yang disebut 'menunda'. Tidak jelas siapa yang 'lebih tua', yang pasti keduanya sangat berkaitan. Bisa jadi Anda menunda suatu pekerjaan karena malas. Tetapi bisa juga Anda merasa malas karena telah menunda (merasa terlambat atau kehilangan momentum).

Orang yang suka menunda biasanya selalu punya jawaban atau alasan penundaannya misalnya : "Saya akan melakukannya besok", "Nanti saja", "Lain kali saja ya", "Saya sibuk sekali hari ini" atau "Nanti kalau saya punya cukup waktu" dan sebagainya. Padahal yang seharusnya adalah "Lakukan saja sekarang", "Just Do It" atau Act TNT (today not tomorrow).

Frank J. Bruno dalam bukunya "Stop Procrastinating" membagi penundaan menjadi lima macam.

Yang pertama adalah penundaan fungsional, yaitu menunda karena sebab-sebab yang bisa dipertanggungjawabkan. Contohnya adalah Anda menunda karena adanya skala prioritas sehingga Anda perlu mendahulukan pekerjaan yang lebih penting dan mendesak. Mungkin juga Anda menunda karena benar-benar sedang sakit atau kelelahan, belum memiliki informasi yang cukup dan sebagainya. Penundaan semacam ini bisa diterima, karena kalau kita memaksa untuk melakukannya sekarang, mungkin hasilnya akan kurang baik.

Yang kedua adalah penundaan disfungsional, yaitu penundaan tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan, misalnya karena malas, kurang mood dan lain-lain. Jenis penundaan ini sangat merugikan karena bisa menyebabkan kita kehilangan peluang atau kesempatan.

Jenis yang ketiga adalah penundaan jangka pendek, misalnya Anda punya target waktu satu hari tapi tidak segera memulainya sehingga pekerjaan menjadi molor atau tertunda. Yang dimaksud jangka pendek bisa selama beberapa jam atau beberapa hari tergantung target harinya. Misalnya Anda mempunyai jadwal pertemuan dengan seseorang dan harus berangkat jam 7 malam, tetapi sampai jam 6.45 Anda masih belum bersiap-siap.

Berikutnya adalah penundaan jangka panjang, misalnya Anda ingin berwisata ke Bali, ingin punya bisnis sendiri, ingin menyekolahkan anak Anda ke luar negeri, ingin menulis buku dan sebagainya. Anda punya keinginan di masa yang akan datang atau suatu rencana penting yang tidak mendesak, namun Anda tak pernah melakukan langkah awal yang diperlukan.
Jenis penundaan yang terakhir adalah penundaan kronis atau bisa juga disebut penundaan disfungsional kronis. Ini adalah sikap menunda-nunda yang sudah menjadi kebiasaan sehingga susah dihentikan dan sangat merugikan Anda sendiri. Ia bagaikan pencuri, karena telah mencuri waktu Anda dan merampok kepuasan yang mestinya Anda bisa peroleh. Inilah jenis penundaan yang paling berbahaya.

Termasuk jenis yang manakah Anda ? Mudah-mudahan penundaan yang Anda lakukan hanyalah penundaan fungsional. Amit-amit jika Anda merupakan tipe seorang penunda disfungsional, apalagi yang kronis.(SA).